
Detikfakta86, com -Tanggamus,Warga di Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, mengeluhkan kondisi jembatan penghubung antarpekon yang ambruk dan membahayakan keselamatan. Jembatan tersebut menjadi akses vital bagi empat pekon, yaitu Merabung 3, Tangkit Serdang, Talang Lebar, dan Kebumen, yang mengarah ke Jalan Lintas Barat di Pekon Banjar Agung Udik.
Tokoh masyarakat Merabung 3, Suparman, menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap kondisi jembatan yang sudah lama rusak. Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Jembatan ini sangat penting bagi kami. Saat ini, warga hanya bisa mengandalkan jembatan darurat dari batang kelapa. Setiap pengendara, baik roda dua maupun roda empat, harus sangat berhati-hati karena sudah ada yang terperosok. Jika dibiarkan, ini bisa memakan korban,” ungkap Suparman dengan nada penuh harap, Rabu (5/3/2025).
Kondisi ini semakin mengkhawatirkan menjelang perayaan Idulfitri, di mana mobilitas masyarakat diprediksi meningkat. Suparman bersama warga berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU), segera mengambil tindakan sebelum korban bertambah.
Kepala Pekon Banjar Agung Ilir, Drs. Sahrawi, membenarkan bahwa kerusakan jembatan tersebut sudah berlangsung hampir setengah tahun. Ia mengaku telah menerima banyak keluhan dari warga yang mengalami kecelakaan akibat jembatan rusak tersebut.
“Sebagai pemerintah pekon, kami sudah mengajukan proposal perbaikan jembatan ini sejak lama. Namun, hingga kini belum ada realisasi. Saya sangat prihatin melihat kondisi ini dan berharap pihak terkait, khususnya Dinas PU Tanggamus, segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan yang rusak ini,” tegas Sahrawi kepada awak media.
Warga menilai bahwa jembatan penghubung tersebut bukan sekadar infrastruktur biasa, melainkan urat nadi perekonomian dan mobilitas sosial di wilayah tersebut. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut berpotensi menghambat aktivitas ekonomi, termasuk distribusi hasil pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat setempat.
Masyarakat Kecamatan Pugung kini menanti respons cepat dari pemerintah daerah. Mereka berharap perhatian dari Bupati Tanggamus dan dinas terkait untuk segera merealisasikan perbaikan jembatan sebelum jatuhnya korban jiwa yang lebih banyak.
Dengan suara yang penuh harap, Suparman menutup pernyataannya, “Kami hanya ingin jembatan ini segera diperbaiki. Ini demi keselamatan dan kesejahteraan kami semua.”
(Panroyen)
Belum ada komentar untuk Warga Pugung Keluhkan Jembatan Penghubung Antar Pekon Ambruk, Keselamatan Warga Terancam