KATEGORI
  • Ambon
  • babinkamtibmas
  • Berita Politik di Bitung
  • Berita Politik di Bitung Sulut
  • Berita POLRI
  • Berita POLRI Polda Sulut
  • Berita TNI
  • BERITA UTAMA
  • BREAKING NEWS
  • BREAKING-NEWS
  • cooling system
  • cooling system' desa pantai cermin
  • Cooling system' Polsek Tapung
  • Daerah
  • Dispenad
  • DKI JAKARTA
  • Dugaan Galian C Ilegal
  • Fwj indonesia
  • GOWA SUL-SEL
  • Grib jaya
  • Hukum & Kriminal
  • Humas Mabes Polri
  • HUT KE-79 TNI
  • INTERNATIONAL
  • Jakarta
  • judi online
  • Jum'at barokah
  • Jum'at berkah
  • kampanye
  • Kejaksaan Negeri Bitung
  • ketahanan pangan nasional
  • Kodam Jaya/ Jayakarta
  • Kodim 0506/Tangerang
  • Kodim 0510/Tigaraksa
  • Kodim1310/Bitung
  • Korem 052/Wkr
  • Kota Bitung
  • Makassar
  • menteri pertanian
  • Minahasa Selatan
  • Minggu kasih
  • miras
  • narkotika
  • Nasional
  • pelecehan seksual
  • Peristiwa
  • Polda
  • Polda Riau
  • Polda SUL-SEL
  • Polda Sulawesi Utara
  • Politik
  • Polres Bitung
  • POLRES BOGOR SATUAN POLDA JAWA BARAT
  • POLRES GOWA SUL-SEL
  • Polres Kampar
  • Polres Metro Jakarta Utara
  • POLRI – TNi
  • Polsek Bitung
  • Polsek Gowa
  • Polsek Kampar
  • Polsek rumbai
  • Polsek Tapung
  • Presiden
  • presiden RI
  • sat pol PP
  • Sat pol PP kampar
  • satreskrim Kampar
  • si jago merah
  • SULAWESI UTARA
  • Sulut
  • SUMUT
  • TNI
  • TNI – POLRI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
  • TNI-POLRI
  • Yonif 132 bima sakti
  • PROYEK IRIGASI Rp18,2 MILIAR DI ARAS KABU DIDUGA BERMASALAH, RAKYAT MENANGIS DI TENGAH DEBU DAN LUMPUR

    BY 27 Mei 2026 Dilihat: 41 kali

    Detikfakta86.com, Rabu 27 Mei, Deli Serdang — Di tengah harapan masyarakat akan hadirnya pembangunan yang membawa kesejahteraan, proyek irigasi senilai fantastis Rp18,2 miliar di Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, justru berubah menjadi sumber keresahan dan penderitaan warga kecil.

    Proyek yang dibiayai APBN Tahun 2025 melalui Kementerian PUPR dan BBWS Sumatera II itu kini diterpa sorotan tajam. Di balik angka miliaran rupiah yang begitu besar, muncul dugaan persoalan serius yang membuat masyarakat bertanya-tanya: untuk siapa sebenarnya pembangunan ini dilakukan?

    Hasil investigasi dan konferensi redaksi media Detikfakta86.com mengungkap dugaan penggunaan tanah uruk ilegal oleh PT LIRA PERMATA CIBUBUR selaku pelaksana proyek. Material tanah disebut berasal dari PT PUJA KUSAMA JAYA SEJAHTERA dan diduga tidak memiliki legalitas yang jelas.

    Namun yang paling menyayat hati bukan hanya dugaan pelanggaran itu. Warga mengaku setiap hari harus hidup di tengah kepungan debu dan ancaman jalan berlumpur akibat lalu lalang truk-truk pengangkut tanah yang seakan tak mengenal waktu.

    Siang hari, debu beterbangan menyesakkan dada, masuk ke rumah-rumah warga, menempel di makanan, pakaian, hingga dagangan masyarakat kecil. Anak-anak dan orang tua disebut harus menahan sesak akibat udara yang kotor.

    Ketika hujan turun, penderitaan itu berubah menjadi ketakutan. Jalan pasar dan akses warga berubah licin seperti kubangan lumpur. Pengendara harus berjibaku agar tidak terjatuh. Warga yang hendak mencari nafkah pun dihantui rasa cemas setiap melintas.

    “Setiap hari kami makan debu. Kalau hujan jalan seperti kubangan. Sangat licin dan membahayakan. Kami menderita,” ujar seorang warga dengan mata berkaca-kaca.

    Yang membuat masyarakat semakin geram, proyek bernilai puluhan miliar rupiah tersebut diduga tidak memasang plank proyek atau papan informasi kegiatan. Tidak adanya papan proyek memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
    Bagaimana mungkin proyek sebesar Rp18,2 miliar berjalan tanpa keterbukaan informasi kepada publik?

    Padahal papan proyek merupakan simbol transparansi penggunaan uang rakyat. Di sanalah masyarakat seharusnya bisa mengetahui sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana pekerjaan, hingga masa pengerjaan. Namun yang terlihat di lapangan justru kesan tertutup dan penuh misteri.

    Kini suara rakyat kecil mulai menggema meminta keadilan. Warga mendesak aparat penegak hukum, Kementerian PUPR, serta BBWS Sumatera II agar segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut.

    Masyarakat berharap uang negara yang berasal dari keringat rakyat tidak berubah menjadi proyek bermasalah yang hanya menyisakan debu di udara, lumpur di jalanan, dan air mata bagi warga sekitar.

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT LIRA PERMATA CIBUBUR, PT PUJA KUSAMA JAYA SEJAHTERA, maupun BBWS Sumatera II belum memberikan klarifikasi resmi terkait berbagai dugaan yang berkembang di lapangan.

    RED / TIM

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk PROYEK IRIGASI Rp18,2 MILIAR DI ARAS KABU DIDUGA BERMASALAH, RAKYAT MENANGIS DI TENGAH DEBU DAN LUMPUR

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Trending

    • Kota batak,30/09/2024–detikfakta86com–Organisasi masyarakat lahir dari masyarakat dan harus berperan terhadap kepentingan dan kebutuhan masyarakat demi kemajuan dan tujuan bersama,serta menjunjung tinggi nilai nilai luhur yang bersifat sosial.   GRIB Jaya kota batak menerima keresahan masyarakat di daerah simp.seruling, jalan lintas menuju desa mukti sari dan trimanunggal yang mengeluhkan banyak kendaraan yang lewat dengan kecepatan tinggi […]

      Okt 01, 2024
    • Kota Bitung, DetikFakta86.com — Tokoh pemuda dan juga dikenal sebagai Aktivis HAM Mario Mamuntu menyampaikan apresiasinya terhadap kejaksaan negeri bitung atas setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan tanpa memandang buluh. Secara pribadi saya belum pernah bertemu dengan kajari bitung Dr.Yadyn Palebangan,SH,MH tapi secara kinerja kami mengapresiasi setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan kejaksaan negeri bitung. […]

      Agu 24, 2024
    •   DetikFakta86.com, Minsel — Inilah bentuk ketulusan hati yang dalam dari Frede Aries Masie (FAM) kepada partai Gerindra dan masyarakat Minsel, dia relah sampai meninggalkan waktu materi tenaga dan istri anak, Jumat 21 Juni 2024. Warga Minsel menyampaikan lewat Ketua PAC Kecamatan Tompasobaru Ricad Utu Sumual katanya, “Keseriusan dari FAM untuk membesarkan partai Gerindra di […]

      Jun 21, 2024
    • Minsel, DetikFakta86.com — Proyek Pamsimas desa Tambelang anggaran tahun 2023, diduga ada penyimpangan. Anggaran kurang lebih Rp 400.000.000 (empat ratus juta rupiah) tersebut yang di peruntukan untuk proyek pengadaan air bersih ke masyarakat desa Tambelang yang dipimpin pejabat Hukum tua Yanni Feki Mumu Desa Tambelang Kec. Maesaan. Minahasa Selatan, Selasa 9 Juli 2024. Semestinya, sumber […]

      Jul 09, 2024
    • Presiden RI Prabowo Subianto Bawa Kabar Gembira, Untuk Para Petani-Nelayan, dan Pelaku UMKM DetikFakta86.com|Jakarta, – Presiden Prabowo Subianto resmi mengeluarkan kebijakan terkait penghapusan piutang macet UMKM. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dilansir di media Online NESIATIMES.COM Prabowo menjelaskan […]

      Nov 06, 2024

    Berita Pilihan

    • Daerah182
    • Hukum & Kriminal15
    • Nasional889
    • Peristiwa20
    • Politik6
    • TNI - POLRI13

    Berita Terkini

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024