KATEGORI
  • Ambon
  • babinkamtibmas
  • Berita Politik di Bitung
  • Berita Politik di Bitung Sulut
  • Berita POLRI
  • Berita POLRI Polda Sulut
  • Berita TNI
  • BERITA UTAMA
  • BREAKING NEWS
  • BREAKING-NEWS
  • cooling system
  • cooling system' desa pantai cermin
  • Cooling system' Polsek Tapung
  • Daerah
  • Dispenad
  • DKI JAKARTA
  • Dugaan Galian C Ilegal
  • Fwj indonesia
  • GOWA SUL-SEL
  • Grib jaya
  • Hukum & Kriminal
  • Humas Mabes Polri
  • HUT KE-79 TNI
  • INTERNATIONAL
  • Jakarta
  • judi online
  • Jum'at barokah
  • Jum'at berkah
  • kampanye
  • Kejaksaan Negeri Bitung
  • ketahanan pangan nasional
  • Kodam Jaya/ Jayakarta
  • Kodim 0506/Tangerang
  • Kodim 0510/Tigaraksa
  • Kodim1310/Bitung
  • Korem 052/Wkr
  • Kota Bitung
  • Makassar
  • menteri pertanian
  • Minahasa Selatan
  • Minggu kasih
  • miras
  • narkotika
  • Nasional
  • pelecehan seksual
  • Peristiwa
  • Polda
  • Polda Riau
  • Polda SUL-SEL
  • Polda Sulawesi Utara
  • Politik
  • Polres Bitung
  • POLRES BOGOR SATUAN POLDA JAWA BARAT
  • POLRES GOWA SUL-SEL
  • Polres Kampar
  • Polres Metro Jakarta Utara
  • POLRI – TNi
  • Polsek Bitung
  • Polsek Gowa
  • Polsek Kampar
  • Polsek rumbai
  • Polsek Tapung
  • Presiden
  • presiden RI
  • sat pol PP
  • Sat pol PP kampar
  • satreskrim Kampar
  • si jago merah
  • SULAWESI UTARA
  • Sulut
  • SUMUT
  • TNI
  • TNI – POLRI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
  • TNI-POLRI
  • Yonif 132 bima sakti
  • DPRD Tutup Mata! Banjir di Pesawaran Diduga Imbas Pembangunan Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Warga Menjerit

    BY 28 Feb 2025 Dilihat: 98 kali

    Pesawaran – Derita warga Dusun 01, Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran kian memuncak. Hujan deras yang mengguyur pada Kamis (27/02/2025) mengakibatkan rumah-rumah warga tergenang air, diduga akibat dampak pembangunan Rumah Sakit Urip Sumoharjo yang berdekatan dengan permukiman.

    Sejumlah warga mengeluhkan bahwa sejak proyek pembangunan rumah sakit dimulai, banjir menjadi momok menakutkan setiap kali hujan turun. Air meluap dan masuk ke rumah-rumah, merusak perabotan serta mengancam kesehatan mereka.

    “Sejak ada pembangunan Rumah Sakit Urip Sumoharjo, setiap hujan air pasti naik ke rumah kami. Ini membuat kami was-was dan merasa sangat dirugikan. Perabotan rumah tangga basah, belum lagi kami khawatir banjir ini membawa penyakit,” ujar salah seorang warga RT 01 Dusun 01, Kamis (27/02/2025) dengan nada kecewa.

    Keluhan warga bukan tanpa alasan. Genangan air yang terus berulang menimbulkan dugaan bahwa sistem drainase di sekitar proyek pembangunan rumah sakit tidak memadai. Mirisnya, hingga kini belum ada langkah konkret dari pihak terkait untuk menanggulangi permasalahan tersebut.

    DPRD Pesawaran Diam, Warga Bertanya: Ada Apa dengan Perizinan Rumah Sakit?

    Kondisi ini memantik perhatian dari Ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Sumarah. Pihaknya mendesak Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Pesawaran agar turun tangan mengevaluasi perizinan pembangunan Rumah Sakit Urip Sumoharjo.

    “Kami berharap Pemerintah Daerah segera meninjau ulang izin pembangunan ini. Jangan hanya mengejar keuntungan tanpa memikirkan dampak bagi masyarakat kecil. Kalau dibiarkan, warga akan menjadi korban berkelanjutan,” tegas Sumarah.

    Lebih jauh, ia mempertanyakan sikap DPRD yang hingga kini terkesan diam dan tidak menunjukkan kepedulian terhadap penderitaan warga terdampak. Padahal, aspirasi masyarakat seharusnya menjadi prioritas utama para wakil rakyat.

    “Kami meminta agar izin pembangunan dikaji ulang secara serius. Jangan sampai proyek besar ini hanya menguntungkan segelintir pihak, sementara rakyat kecil menjadi korban. DPRD seharusnya peka, jangan tutup mata!” tandasnya.

    Tragedi yang Terulang, Bukti Lemahnya Pengawasan?

    Banjir di wilayah sekitar pembangunan rumah sakit bukan kali pertama terjadi. Warga menyebut masalah ini terus berulang setiap musim hujan. Namun, hingga kini belum ada solusi konkret dari pihak pengembang maupun pemerintah daerah.

    Pertanyaan besar pun mengemuka: Apakah ada kelalaian dalam proses perizinan? Apakah dampak lingkungan diabaikan demi mengejar keuntungan?

    Di tengah penderitaan warga, sikap diam DPRD dan lambannya respons pemerintah menjadi sorotan tajam. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa evaluasi dan tindakan nyata, bukan tidak mungkin bencana serupa akan terus menghantui warga Desa Kutoarjo.

    Warga menunggu jawaban. Akankah DPRD dan Pemerintah Daerah Pesawaran tetap membiarkan penderitaan ini berlangsung? Atau akhirnya mereka membuka mata dan berpihak pada rakyat?

    Media FMPB

    Bagikan ke

    Belum ada komentar untuk DPRD Tutup Mata! Banjir di Pesawaran Diduga Imbas Pembangunan Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Warga Menjerit

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Trending

    • Kota batak,30/09/2024–detikfakta86com–Organisasi masyarakat lahir dari masyarakat dan harus berperan terhadap kepentingan dan kebutuhan masyarakat demi kemajuan dan tujuan bersama,serta menjunjung tinggi nilai nilai luhur yang bersifat sosial.   GRIB Jaya kota batak menerima keresahan masyarakat di daerah simp.seruling, jalan lintas menuju desa mukti sari dan trimanunggal yang mengeluhkan banyak kendaraan yang lewat dengan kecepatan tinggi […]

      Okt 01, 2024
    • Kota Bitung, DetikFakta86.com — Tokoh pemuda dan juga dikenal sebagai Aktivis HAM Mario Mamuntu menyampaikan apresiasinya terhadap kejaksaan negeri bitung atas setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan tanpa memandang buluh. Secara pribadi saya belum pernah bertemu dengan kajari bitung Dr.Yadyn Palebangan,SH,MH tapi secara kinerja kami mengapresiasi setiap upaya penegakan hukum yang dilakukan kejaksaan negeri bitung. […]

      Agu 24, 2024
    •   DetikFakta86.com, Minsel — Inilah bentuk ketulusan hati yang dalam dari Frede Aries Masie (FAM) kepada partai Gerindra dan masyarakat Minsel, dia relah sampai meninggalkan waktu materi tenaga dan istri anak, Jumat 21 Juni 2024. Warga Minsel menyampaikan lewat Ketua PAC Kecamatan Tompasobaru Ricad Utu Sumual katanya, “Keseriusan dari FAM untuk membesarkan partai Gerindra di […]

      Jun 21, 2024
    • Minsel, DetikFakta86.com — Proyek Pamsimas desa Tambelang anggaran tahun 2023, diduga ada penyimpangan. Anggaran kurang lebih Rp 400.000.000 (empat ratus juta rupiah) tersebut yang di peruntukan untuk proyek pengadaan air bersih ke masyarakat desa Tambelang yang dipimpin pejabat Hukum tua Yanni Feki Mumu Desa Tambelang Kec. Maesaan. Minahasa Selatan, Selasa 9 Juli 2024. Semestinya, sumber […]

      Jul 09, 2024
    • Presiden RI Prabowo Subianto Bawa Kabar Gembira, Untuk Para Petani-Nelayan, dan Pelaku UMKM DetikFakta86.com|Jakarta, – Presiden Prabowo Subianto resmi mengeluarkan kebijakan terkait penghapusan piutang macet UMKM. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Macet kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dilansir di media Online NESIATIMES.COM Prabowo menjelaskan […]

      Nov 06, 2024

    Berita Pilihan

    • Daerah182
    • Hukum & Kriminal15
    • Nasional889
    • Peristiwa20
    • Politik6
    • TNI - POLRI13

    Berita Terkini

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of […]

    Feb 07, 2024