PALI — Kualitas proyek pemasangan pipa di Desa Benuang, Kabupaten PALI, menjadi sorotan. Pengelasan sambungan, pemasangan polyken sebagai pelindung pipa, hingga proses penanaman diduga tidak maksimal dan perlu diperiksa secara teknis.
Dokumentasi lapangan memunculkan pertanyaan terkait kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis. Kualitas pengelasan, pelapisan antikorosi, kondisi dasar galian, serta metode penimbunan harus dipastikan sesuai standar agar instalasi pipa aman dan tahan lama.

Siapa yang bertanggung jawab memastikan mutu pekerjaan tersebut? Pengawas dan instansi penanggung jawab proyek diminta tidak tinggal diam serta melakukan pemeriksaan langsung, terutama terhadap sambungan pipa sebelum dan sesudah ditimbun.
Media DetikFakta86.com telah menghubungi pelaksana lapangan melalui WhatsApp untuk meminta klarifikasi. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban.

Belum adanya tanggapan bukan berarti dugaan tersebut terbukti. Karena itu, pemeriksaan teknis diperlukan untuk memastikan apakah pekerjaan telah sesuai spesifikasi atau justru membutuhkan perbaikan.
Jangan sampai proyek hanya terlihat selesai, tetapi kualitasnya menyisakan persoalan. Pelaksana, kontraktor, pengawas, dan instansi terkait didorong memberikan penjelasan secara terbuka demi menjamin mutu serta ketahanan instalasi pipa.
Belum ada komentar untuk Proyek Pipa Desa Benuang Disorot, Pengelasan hingga Penanaman Diduga Asal Jadi