
BANYUWANGI-DETIKFAKTA86.COM
Gawat! AMMBLAS meminta inspektorat dan APH agar segera melakukan Audit investigatif kepada semua SMP Negeri di Banyuwangi, Jumat 19-JULI-2024.

Dengan adanya berbagai macam persoalan yang terjadi pada Lembaga pendidikan khususnya SMP NEGRI yang berada di Kabupaten Banyuwangi, Aliansi MEDIA LSM dan ADVOKAT Banyuwangi Selatan (AMMBLAS) Akan segera menggelar aksi di depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi dengan tema Mengembalikan Citra juga Nama baik Lembaga Pendidikan di Banyuwangi.
Aksi yang di gelar AMMBLAS pekan depan, bertujuan untuk menegur Kepala Dinas Pendidikan di Kabupaten Banyuwangi agar selalu ingat dan juga tidak lalai dengan Program Pemerintah Pusat yaitu Menyelenggarakan Pendidikan Bebas Pungutan biaya bagi seluruh Siswa.
Dengan menurunkan ratusan massa dan simpatisan, Aliansi MEDIA LSM dan ADVOKAT Banyuwangi Selatan (AMMBLAS) yang di pimpin langsung oleh M. Rofiq Azmi serta akan menyampaikan berbagai persoalan yang saat ini terjadi di SMP Negri, tidak cuma itu karna masih ada berbagai keluhan masyarakat tentang besarnya biyaya yang harus di keluarkan oleh wali murid/Orang tua siswa juga akan menjadi materi penyampaian pada saat aksi di gelar nanti.
Tidak hanya persoalan yang terjadi di SMP Negeri dan besarnya biaya Pendidikan, AMMBLAS juga akan meminta Dinas Pendidikan kabupaten Banyuwangi bersama inspektorat untuk segera turun tangan melakukan audit di seluruh satuan pendidikan khususnya satuan pendidikan tingkat SMP Negeri.
AMMBLAS Mensinyalir kalau otak-atik Anggaran sekolah yang mengarah kepada tindakan korupsi adalah sumber dari segala persoalan yang ujung-ujungnya masyarakat yang berstatus wali murid menjadi korbannya.
AMMBLAS menilai kalau Anggapan pendidikan yang bersumber dari Pemerintah Pusat maupun yang bersumber dari peran serta masyarakat (PSM) saat ini telah terjadi kebocoran dan harus segera di lakukan pembenahan, M.Rofiq Azmi Selaku Ketua harian AMMBLAS Ketika di konfirmasi media ini menyampaikan, kalau Dunia Pendidikan kabupaten Banyuwangi khususnya SMP Negeri sekarang ini sudah dalam keadaan yang memprihatinkan. Penyalahgunaan Anggaran yang mengarah kepada tindakan KKN, Pembayaran Uang Gedung,iuran yang di kemas Seolah-olah sumbangan yang di minta oleh sekolah melalui Komite sekolah di anggap wajar dan hal yang sudah biasa, dengan alasan untuk mencukupi kebutuhan Sekolah.
“Sudah saatnya Lembaga pendidikan khususnya pendidikan SMP Negeri di Banyuwangi ini di Benai, agar supaya nama baik Lembaga Pendidikan di Banyuwangi tidak jelek di mata masyarakat. masak hampir setiap hari saya itu mendengar curhatan masyarakat yang berstatus Wali Murid tetang iuran di sekolah, iuran yang di kemas Seolah-olah sumbangan, sumbangan kok di patok waktu dan nilainya,dengan alasan sudah kesepakatan bersama antara komite sekolah dan wali murid.”ucapnya.16 Juli 2024.
Sementara M.Ropiq Azmi ketua harian AMMBLAS selaku kordinator lapangan pada saat Aksi nanti.juga menyampaikan kalau aksi AMMBLAS nanti bukan karena ingin mencari sensasi melainkan ingin terwujudnya sekolah gratis di Banyuwangi.
AMMBLAS Mengucapka selamat hari ADHYAKSA hari penegakan Hukum, BONGKAR KEBOHONGAN TEGAKKAN KEBENARAN jalankan amanah UU. HABISI DRAKULA PENGHISAP UANG WALI MURID SERTA BONGKAR TOPENG YANG BERKEDOK DiBalik Gedung PENDIDIKAN BANYUWANGI 8-JULI-2024.
(Tim**)
Belum ada komentar untuk SEMAKIN MEMANAS GEJOLAK PERSETERUAN YANG TERJADI DI SMP NEGRI 1 SINGONJURUH KAB. BANYUWANGI BERUJUNG SALING LAPOR KE POLRESTA BANYUWANGI